Emmanuel Macron: Presiden Prancis dinyatakan tentu Covid-19

Emmanuel Macron: Presiden Prancis dinyatakan tentu Covid-19

4 jam yang lalu

Presiden Prancis, Emmanuel Macron dinyatakan positif Covid-19, demikian keterangan resmi kepresidenan Prancis.

Pria berusia 42 tahun itu menjalani tes sesudah mengalami gejal Covid-19 dan sekarang akan diisolasi selama tujuh hari ke depan, ujar pernyataan Istana Elysée.

“Presiden telah didiagnosis positif Covid-19 hari ini, ” kata Istana Elysée dalam sebuah pernyataan pada Kamis (17/10) pagi, waktu setempat.

“Diagnosis ini dibuat setelah tes PCR yang dilakukan pada awal fakta pertama. ”

Belum diketahui bagaimana Macron tertular virus tersebut, tetapi Istana Elysée mengatakan pihaknya mengidentifikasi orang-orang yang telah melangsungkan kontak dengan Macron dan memberi tahu mereka tentang situasinya.

Perdana Gajah Jean Castex, 55 tahun, juga mengisolasi diri karena dianggap sebagai “kasus kontak”, kata para pejabat.

Dia dijadwlakan akan memperkenalkan kebijakan vaksinasi Covid pemerintah di Kongres pada hari ini, namun saat ini Menteri Kesehatan Olivier Véran dengan melakukannya.

Pernyataan itu tidak menyebutkan apakah istri Macron, Brigitte, yang berusia 67 tahun, juga dinyatakan positif.

Macron “masih bertanggung jawab” untuk menjalankan tugas kenegaraan dan akan bekerja lantaran jarak jauh, kata seorang pejabat.

Prancis minggu ini memberlakukan kebijakan tanda malam untuk menekan kasus-kasus dengan melonjak di negara itu.

Ada perut juta kasus yang dikonfirmasi di Prancis sejak epidemi dimulai, dengan lebih dari 59. 400 urusan kematian, menurut data dari Universitas Johns Hopkins.

Macron adalah salah utama dari beberapa pemimpin dunia yang terjangkit virus corona

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump dinyatakan positif pada bulan Oktober, yang membuatnya menghabiskan 3 hari di rumah sakit.

Perdana Gajah Inggris Boris Johnson juga terjangkit virus tersebut dan berakhir di perawatan intensif selama gelombang pertama negara itu pada bulan Maret.

Awal pekan ini, Prancis melonggarkan pemisahan penguncian nasional yang diberlakukan buat mengatasi gelombang kedua pandemi.

Tetapi, tingkat infeksi masih tetap mulia dan jam malam setiap keadaan 20: 00-06: 00 diberlakukan. Tindakan baru tersebut telah memaksa restoran, kafe, teater, dan bioskop menutup.

Pada hari Rabu, Prancis mendaftarkan bertambah dari 17. 700 kasus mutakhir.

Berita akan terus dilengkapi.