Motor India terbelah menjadi dua periode saat mendarat di landasan pacu Bandara Calicut, 16 tewas

Motor India terbelah menjadi dua periode saat mendarat di landasan pacu Bandara Calicut, 16 tewas

Setidaknya 16 orang tewas setelah motor maskapai Air India Express yang membawa 191 orang tergelincir di landasan pacu dan terbelah menjelma dua bagian saat mendarat dalam Bandara Calicut, Negara Bagian Kerala, menurut para pejabat.

Upaya penyelamatan kini tengah berlangsung di Bandara Calicut, yang juga dikenal dengan sebutan Kozhikode.

Adapun sejumlah penumpang menjalani cedera, kata juru bicara kongsi.

Sedikitnya 35 orang di antara mereka mengalami luka-luka dan telah dibawa ke rumah sakit, kata pihak berwenang..

Pihak kongsi mengatakan terdapat 184 penumpang, termasuk 10 anak-anak. Pesawat dari Dubai bernomor penerbangan IX-1344 itu diawaki tujuh orang, termasuk dua pilot.

Penerbangan tersebut dioperasikan oleh pemerintah India untuk memulangkan warga mereka dengan terjebak di luar negeri semasa pandemi Covid-19.

Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil India (DGCA) mengatakan pesawat lepas ke lembah dan terbelah menjelma dua bagian setelah tergelincir di ujung landasan pacu. Foto-foto yang dilansir media di India menunjukkan pesawat terbelah menjadi dua periode.

“Prihatin yang mendalam ketika mengetahui kesusahan tragis pesawat Air India Express di Kozhikode, Kerala. Telah menginstruksikan NDRF [Badan Penanggulangan Bencana Nasional India] untuk mencapai lokasi sesegera mungkin dan membantu operasi penyelamatan, ” tutur Menteri Dalam Negeri Amit Shah dalam cuitan.

Insiden ini terjadi di dalam pukul 19. 00 waktu setempat di tengah hujan deras.

Kecelakaan motor saat musim hujan di Indian bukan pertama kali terjadi. Musim ini berlangsung mulai Juni had September dan sering menimbulkan kekacauan di kawasan Asia Selatan.

Pada 10 Mei, sebanyak 158 orang wafat dunia ketika pesawat Air India Express melampaui landasan pacu pada Bandara Mangalore dan jatuh.